Subscribe For Free Updates!

We'll not spam mate! We promise.

Rabu, 11 November 2015

Membuat Program Percabangan Sederhana dengan GUI

Permasalahan: 

Jika Jenis Barang = 
  • Buku maka mendapat diskon 2%
  • Pen maka mendapat diskon 5%
  • Penggaris maka mendapat diskon 10%

Layout - Variblename (GUI)


di atas adalah tampilan program percabangan yang menggunakan beberapa komponen yang ada di Netbeans, silahkan download programnya dan pelajari kodenya :) 

Download Program

Percabangan JAVA



Percabangan adalah suatu pilihan atau opsi dengan kondisi tertentu. Jika kondisi yang menjadi syarat terpenuhi, maka opsi atau pilihan dijalankan, jika tidak maka sebaliknya.

·      IF

If digunakan jika kita hanya memiliki satu pernyataan yang akan dijalankan dengan kondisi tertentu. Sintaks if adalah :
if (kondisi){
    Pernyataan;
}
Jika kondisi benar maka pernyataan akan dijalankan.
Contoh :
/** @author ARUM PUJI*/
import java.util.Scanner;

public class ProjectTabel {

    /**
     * @param args the command line arguments
     */
    public static void main(String[] args) {
        // TODO code application logic here
        Scanner input = new Scanner(System.in);
        //input nilai
        System.out.print("Masukkan Nilai = ");
     int nilai = input.nextInt();

        if (nilai == 90) {
            System.out.println("A");
        }
    }
}


Output : Program akan menampilkan  huruf “A” jika Nilai yang diinputkan “90”,selain itu tidak akan menampilkan apapun karena tidak ada pernyataan lain untuk nilai selain “90” 

·      IF – ELSE

If – else digunakan saat kita memiliki dua pernyataan dengan kondisi tertentu. Sintaks if – else adalah :
If(kondisi){
    Pernyataan1;
}else{
    Pernyataan2;
}
Jika hasil dari if benar, maka pernyataan1 yang dijalankan, sedangkan jika salah maka pernyataan2 yang akan dijalankan.

Contoh :
/** @author ARUM PUJI*/
import java.util.Scanner;

public class ProjectTabel {

    /**
     * @param args the command line arguments
     */
    public static void main(String[] args) {
        // TODO code application logic here
        Scanner input = new Scanner(System.in);
        //input nilai
        System.out.print("Masukkan Nilai = ");
     int nilai = input.nextInt();

        if (nilai == 90) {
            System.out.println("A");
     }else{
            System.out.println("B");
        }
    }
}


Output : Program akan menampilkan  huruf “A” jika Nilai yang diinputkan “90”, selain itu akan menampilkan huruf “B”

·     ELSE – IF

Else – If digunakan saat kita memiliki banyak kondisi (lebih dari 2) dan banyak pernyataan (lebih dari 2). Sintaks dari else – if adalah :
If(kondisi1){
    Pernyataan1;
}else if(kondisi2){
    Pernyataan2;
}else if(kondisi3){
    Pernyataan3;
}else{
    Pernyataan4;
}
Jika kondisi1 benar, maka pernyataan1 dijalankan, jika kondisi2 benar maka pernyataan2 dijalankan, jika semua kondisi salah maka pernytaan4 dijalankan.
Contoh :
/** @author ARUM PUJI*/
import java.util.Scanner;

public class ProjectTabel {

    /**
     * @param args the command line arguments
     */
    public static void main(String[] args) {
        // TODO code application logic here
        Scanner input = new Scanner(System.in);
        //input nilai
        System.out.print("Masukkan Nilai = ");
     int nilai = input.nextInt();

        if (nilai == 90) {
            System.out.println("A");
     }else if(nilai == 80){
            System.out.println("B");
     }else if(nilai == 70){
            System.out.println("C");
     }else if(nilai == 60){
            System.out.println("D");
     }else{
            System.out.println("E");
        }
    }
}


Output : Program akan menampilkan  huruf “A” jika Nilai yang diinputkan “90”, jika Nilai yang diinputkan “80” program akan menampilkan huruf “B”,  jika Nilai yang diinputkan “70” program akan menampilkan huruf “C”, jika Nilai yang diinputkan “60” program akan menampilkan huruf “D”, selain itu akan menampilkan huruf “E”

·      SWITCH – CASE

Switch – Case digunakan saat kita memiliki banyak kondisi (lebih dari 2) dan banyak pernyataan (lebih dari 2). switch-case hamper sama dengan else – if (banyak kondisi dan banyak pernyataan) namun sintaks nya yang berbeda, Switch-case dapat kita jadikan alternatif pengganti else-if
Berikut sintaks dari Switch-case :
Switch(variable){
    case nilai_1 :
           Pernyataan1;
    Break;
       case nilai_2 :
           Pernyataan2;
    Break;
    Default :
           Pernyataan3;
}
Jika variable yang ditunjuk atau yang dipilih sesuai dengan nilai_1 maka pernyataan1 dijalankan, jika variable yang ditunjuk atau yang dipilih sesuai dengan nilai_2 maka pernyataan2 dijalankan, jika tidak maka pernyataan3 yang akan dijalankan.
Contoh :
/** @author ARUM PUJI*/
import java.util.Scanner;

public class ProjectTabel {

    /**
     * @param args the command line arguments
     */
    public static void main(String[] args) {
        // TODO code application logic here
        Scanner input = new Scanner(System.in);
        //input pilih menu
        System.out.print("Pilih menu = ");
     int pil = input.nextInt();

        switch (pil) {
            case 1:
                System.out.println("Anda memilih = Apel");
                break;
            case 2:
                System.out.println("Anda memilih = Jeruk");
                break;
            case 3:
                System.out.println("Anda memilih = Melon");
                break;
            default:
                System.out.println("Pilihan Anda Tidak Terdaftar");
        }
    }
}


Output : Program akan menampilkan  “Anda memilih = Apel”  jika menginputkan pilih menu = “1”, jika pilih menu = “2” maka program akan menampilkan “Anda memilih = Jeruk”, jika pilih menu = “3” maka program akan menampilkan “Anda memilih = Melon”. Perhatikan break dibelakang pernyataan, jika break ini dihapus, maka semua pernyataan akan dijalankan. break digunakan untuk keluar dari switch-case saat 1 pernyataan sudah dijalankan. Sedangkan default dijalankan jika tidak ada pernyataan case diatasnya yang sesuai dengan nilai.


Sekian dari tutorial hari ini, semoga bermanfaat (Terus berlatih agar terbiasa J)


Kamis, 05 November 2015

Membuat Program Membaca File Dokumen Menggunakan JAVA

Kali ini saya akan men-share bagaimana cara membuat program untuk membaca file dengan menggunakan JAVA dan IDE-nya menggunakan Netbeans. Sebelumnya Anda harus sudah menginstal Software Netbeans di PC/Laptop Anda, jika belum punya softwarenya silahkan download di situs resmi NetBeans : www.netbeans.org. Disini saya memakai Netbeans 7.1.1 . langsung saja pada langkah-langkahnya silahkan diikuti ya J

PROGRAM READ FILE

Buatlah project baru dan berinama : readFile

Buatlah jFrame baru dan berinama : frmReadFile

Siapkan komponen yang diperlukan, kemudian beri variable name pada masing-masing komponen :

Lakukan Import


Buat objek baru dari JFileChooser fungsinya untuk menampilkan dialog open file, nama objek yang dibuat : dialog (kode ditulis di atas code konstruktor atau di bawah kode class paling atas)


Selanjutnya berikan events-events pada komponen Button : Browse File dan Tampil Teks
·         Browse File
Kembali ke Design à berikan aksi pada button Browse File, caranya klik kanan button Browse File à Events à Action àactionPerformed
Kemudian tulis kode berikut :

·           Tampil Teks
Kembali ke Design à berikan aksi pada button Tampil Teks, caranya klik kanan button Tampil Teks à Events à Action àactionPerformed
Kemudian tulis kode berikut :

Hasilnya

Tampilan Awal



Ketika Button Browse File diklik


Ketika Button Tampil Teks diklik

Cek teks yang ditampilkan program dengan teks yang ada di file



jika menemukan kesalahan atau ada yang ingin ditanyakan, silahkan tulis komentar atau kirim email. ☺ 

Senin, 02 November 2015

Penggunaan Komponen JTable pada Netbeans

JTable (java Table) merupakan salah satu komponen yang berupa tabel. Berikut contoh program yang menggunakan komponen JTable beserta langkah-langkah pembuatannya :

"PROGRAM INPUT DATA MAHASISWA"

Buatlah project baru dan berinama : prgMahasiswa

Buatlah jFrame baru dan berinama : frmMhs

Buatlah tampilan yang didalamnya terdapat beberapa komponen yang diperlukan, kemudian berinama variable name pada masing-masing komponen :



lakukan import untuk menggunakan DefaulTableModel, tuliskan import di baris code paling atas, di atas nama class 


kode import :

import javax.swing.table.DefaultTableModel;

membuat objek dari DefaultTableModel (1 komponen memiliki 1 objek), sebagai contoh, nama objek yang dibuat : model (kode ditulis di atas code konstruktor)


Memasukkan data ke dalam model


* Sintaks untuk menambahkan kolom pada tabel :
Object kolom[] = {“namakolom1”,”namakolom2”,”namakolom3”};

* Sintaks untuk menambahkan data atau isi tabel :
Object data[][] = {}; //data keadaan kosong

//gambarann ingin menambahkan data sebagai berikut :
Object data[][] = { {“data1 kolom1”, “data1 kolom2”,”data2 kolom3”} };

//jika data yang ingin ditambahkan lebih dari satu pisahkan dengan tanda koma (,) gambarannya seperti berikut :
Object data [][]={ { data1 }, { data2 }, { data3 } };

Selanjutnya melakukan operasi – operasi sebagai berikut :

  • Tambah Data
Kembali ke Design à berikan aksi pada button Tambah Data, caranya klik kanan button Tambah Data à Events à Action àactionPerformed, Kemudian tulis kode berikut :

  • Seleksi Data
Kembali ke Design à berikan aksi pada button Seleksi, caranya klik kanan button Seleksi à Events à Action àactionPerformedKemudian tulis kode berikut :


  • Hapus Data yang diseleksi
Kembali ke Design à berikan aksi pada button Hapus Data, caranya klik kanan button Hapus Data à Events à Action àactionPerformedKemudian tulis kode berikut :

  • Hapus Semua Data
Kembali ke Design à berikan aksi pada button Hapus Semua, caranya klik kanan button Hapus Semua à Events à Action àactionPerformed, Kemudian tulis kode berikut :

Hasilnya : 

Program pertama kali dijalankan akan menampilkan data yang ditambahkan di awal:

Menambah Data:


Seleksi Data:


Hapus Data:


Hapus Semua Data:


Download Program | PDF

Sekian semoga bermanfaat, jika ada masalah dan ingin bertanya silahkan tulis komentar atau kirim email. ☺