Subscribe For Free Updates!

We'll not spam mate! We promise.

Kamis, 30 April 2015

Instalasi Eclipse

Kali ini saya akan memposting bagaimana cara menginstal Eclipse. Sebelum menginstal Eclipse, Instal JDK (Java Development Kit) terlebih dahulu. Setelah itu Siapkan 3 buah file dibawah ini, bisa mengunduhnya langsung dari web resminya di www.eclipse.org. (download saja versi terbarunya) :
1. Eclipse
2. ADT 16.0.1 Plugin
3. Android-SDK_r16

Eclipse merupakan sebuah editor, secara default editor ini belum bisa dipakai untuk mendevelop android. Agar bisa digunakan untuk membuat aplikasi android maka harus diinstall plugin dulu namanya ADT (Android Development Tools). Setelah terinstal, maka eclipse sudah siap digunakan, hanya saja belum dilengkapi library dan emulator. Untuk memenuhinya, maka perlu diinstal SDK Android (StKamurt Development Kit).

setelah JDK sudah terinstal >> Buka Aplikasi Eclipse, 

  • Sesuaikan dengan computer masing-masing dan tentukan lokasi workspacenya




  • Selanjutnya, jika instalasi sukses cek di eclipse >> menu Windows >> Android SDK and AVD Manager

  • Jika sudah maka akan tampil seperti gambar berikut :

  • Selanjutnya menghubungkan Eclipse dengan Android SDK, caranya klik menu Windows >> Preferences 




  • OK
  • Selesai, Selanjutnya Anda sudah bisa membuat aplikasi Mobile 




Terima Kasih
- Salam Giat!! -

Pengenalan Android

Mengenal Android 

Android merupakan sebuah system operasi perangkat mobile berbasis linux yang mencakup system operasi, middleware, dan aplikasi (email, chatting, kalender, dll). Berikut adalah karakteristik Android:
     ☻ Merupakan platform terbuka (open source) bagi para pengembang (programmer) untuk membuat        aplikasi.
     ☻ Merupakan OS yang dibeli oleh Google dari Android Inc.
     ☻ Bukan merupakan bahasa pemrograman tetapi merupakan runtime environment yang disebut 
             DVM (Dalvik Virtual Machine) yang telah dioptimasi untuk device dengan system memory 
             yang kecil.

Untuk membanguan Android, dibentuk OHA (Open Handset Aliance), merupakan konsorsium dari 34 perusahaan hardware, software, telekomunikasi, termasuk Google, HTC, Intel, Motorola. OHA mengumumkan bahwa produk perdana Android mereka itu merupakan modifikasi kernel Linux 2.6.
Tahun 2005 Google mangakuisisi Android Inc. dan pengembangan platform dilakukan menggunakan kernel Linux.
Tanggal 5 November 2007 Android dirilis pertama kali yang mendukung open source pada perangkat mobile.
Pada awal tahun 2008, telepon selullar pertama yang memakai Android dan dijual di pasaran adalah keluaran HTC Inc.

Versi android
  1. Android Versi 1.1 pertama dirilis Google Maret 2009
  2. Android Versi 1.5 (Cupcake)
  3. Android Versi 1.6 (Donut)
  4. Android Versi 2.0/2.1 (Eclair)
  5. Android Versi 2.2 (Froyo : Frozen Yoghurt)
  6.  Android Versi 2.3 (Ginggerbread)
  7. Android Versi 3.0/3.1 (HoneyComb)
  8.  Android Versi 4.0 (Ice Cream Sandwich), dirilis Oktober 2011 dengan fitur face unloc
System Operasi Android didukung oleh banyak framework untuk mengembangkan aplikasinya. Aplikasi android secara native dapat dikembangkan dengan bahasa java atau C, sedangkan frameworknya menggunakan editor Eclipse dan SDK Android. Selain itu, Android bisa juga dikembangkan menggunakan framework lain seperti 
  • Basic4android                    : Bahasa pemrograman Basic
  •  Adobe AIR                        : Bahasa Pemrograman ActionScript
  • PhoneGap                          : Bahasa Pemrograman HTML5 dan JavaScript
  • PHP For Android               : Bahasa Pemrograman PHP
  •  AndEngine                        : Framework untuk mengembangkan game Android
secara native pemrograman android menggunakan bahasa pemrograman Java. KENAPA JAVA?

" Karena Android hanya menyediakan runtime environment sebagai interpreter. Merupakan karakteristik java yang multiplatform sehingga Android bisa mengeksekusi program java. Kode sumber yang sudah dicompile (dalam bentuk *.class) akan dioptimasi oleh Dalvik Virtual Machine. Persamaan antara DVM dengan JVM bahwa keduanya merupakan runtime environment yang mengoptimasi hasil compiler java (*.class), sedangkan perbedaannya JVM berbasis stack sedangkan DVM berbasis register."

Arsitektur Android

Secara garis besar arsitektur Android terdiri dari application $ widgets, application framework, libraries, android runtime, and linux kernel.
  • Application $ Widgets merupakan layer (lapis) dimana kita berhubungan dengan aplikasi saja.
  • Application Framework merupakan Open Development Platform yang ditawarkan Android untuk dikembangkan dalam membuat aplikasi.
  • Libraries merupakan layer dimana fitur-fitur Android berada.
  • Android Runtime merupakan layer yang membuat aplikasi Android dapat dijalankan.
  • Linux Kernel, merupakan layer inti dari OS Android.
>> Baca juga Cara Menginstal Android - Editor Eclipse - 

Terima Kasih
- Salam Giat!! -